HTC One Berbalut Emas, Harga Rp 30 Jutaan
Toko Komputer Online - Emas masih menjadi salah satu symbol
kemewahan tidak terkecuali para pecinta gadget. Hal inipun yang menjadi alasan perusahaan
pembuat emas bernama Goldgenie kini menghadirkan HTC One dalam balutan emas 24
karat. Perangkat berbalut emas sepertinya sedang menjadi tren bagi pencinta gadget kelas atas.
"Kami dengan senang hati
menyambut ponsel unggulan HTC, HTC One, sebagai bagian dari keluarga
Goldgenie," kata pendiri dan CEO Goldgenie, Laban Roomes. "Ini
merupakan ponsel bertenaga dengan antarmuka yang indah dan dijamin akan membuat
orang terpana saat dibalut emas," lanjutnya.
Goldgenie menghadirkan tiga versi
HTC One berbalut emas. Tiga versi itu adalah balutan emas, emas platinum, dan
emas merah (rose gold). Harga termurah dibanderol untuk balutan emas biasa,
yaitu US$ 2900 atau sekitar Rp 28,8 juta. HTC One dalam balutan warna rose gold
dibanderol seharga US$ 3082 atau Rp 30,63 juta. Sedangkan yang termahal adalah
balutan emas platinum, yang senilai US$ 3200 atau sekitar Rp 31,8 juta.
Lapisan emas ini disematkan di casing bagian belakang. Sedangkan
bagian depan tetap terlihat sebagai HTC One dalam versi warna hitam.
Packing HTC One berbalut emas ini
akan dikemas dalam kotak khusus berbahan kayu oak eksklusif, dilengkapi dengan
sertifikat di dalamnya. Goldgenie mengemas HTC One ini dengan kabel USB, serta earphone dari Beats yang didukung
dengan mic/remote.
Online Shop Computer - HTC One ini akan ditawarkan
dengan membebaskan pengguna untuk memilih SIM apa yang akan digunakan. Ini
menyebabkan pembeli bisa menggunakan SIM apa saja untuk jaringan apapun yang
ada di seluruh dunia. Goldgenie menawarkan HTC One dengan media penyimpanan berkapasitas
32 GB dan 64 GB.
Meski dijual dengan harga
super-mahal, tak berarti Anda bisa memesan HTC One berbalut emas ini dengan
mudah. Setelah memesan di situs Goldgenie, HTC One istimewa ini akan dikirim
dan sampai ke tangan pembeli sekitar dua hingga tiga minggu ke depan. Tapi ini
bisa lebih lama, jika banyak yang memesan.


0 comments:
Post a Comment